Apakah Mourinho akan Depak Wayne Rooney?

Wayne Rooney tampil memalukan di ajang Piala Eropa 2016. Dan Inggris pun harus tersingkir. Lalu bagaimana nasib Roooney nantinya di klub Manchester United? Apakah pelatih anyar Jose Mourinho akan mendepaknya?

Banyak yang menduga kalau ini akan terjadi pada Rooney. Poor Rooney! Performa buruknya di Euro akan mempertegas sikap Mourinho untuk tak lagi memakainya di MU. Memang sebelumnya, banyak diberitakan kalau Mourinho tak akan lagi memakai Rooney di kesempatan mendatang. Sebab pemain seperti Rooney bukan termasuk yang disukai Mourinho.

Sebenarnya dalam pantauan agen judi online penampilan Rooney di Piala Eropa tak buruk-buruk amat. Seperti ketika Inggris melawan Wales, Rooney tampil cukup impresif dan mampu menyumbangkan hasil cemerlang bagi Inggris. Namun apa yang dilakukannya itu tak cukup. Dan Inggris pun harus angkat koper dari Prancis.

Apa yang ditampilkan Rooney di Euro 2016 ini agaknya melanjutkan apa yang yang dilakukannya saat di MU. Penampilan Rooney terbaik musim lalu adalah saat MU melawan Everton di semifinal Piala FA. Setelah itu, penampilannya makin menurun tidak karuan.

Ada apa dengan Rooney?
Bagi fans berat Wayne Rooney, menurunnya performa Rooney menjadi tanda tanya besar. Tidak terkecuali agen Sbobet resmi Euro pun ikut kelimpungan saat mendapat pertanyaan ini dari para member. Ada apa Rooney? Ada apa denganmu?

Tak ada yang bisa menjawab pasti. Tapi mungkin Rooney sedang memasuki masa penurunan penampilan. Hal ini banyak dialami pesepakbola lainnya. Namun yang penting kemudian bisa naik lagi.

Tapi tidak ada alasan bagi Mourinho. Bagi Mourinho yang akan dipilih masuk dalam skuadnya adalah pemain yang benar-benar siap. Tidak ada kata ampun bagi yang sedang menurun penampilannya.

Memang Mourinho dikenal pelatih yang “kejam” bagi banyak pemain bintang. Mourinho tidak peduli soal ketenaran pemain. Yang dipedulikannya hanyalah apakah pemain tersebut mampu bermain sesuai skema yang diinginkannya. Titik!

Apakah Rooney jenuh main bola?
Mungkin juga Rooney mengalami fase jenuh bermain sepakbola. Mungkin dia lelah dan butuh istirahat. Selama bertahun-tahun bermain bola, Rooney telah kehilangan sentuhan magisnya dalam membawa bola dan menceploskannya ke gawang lawan.

Celakanya, tidak jarang Rooney dipercaya sebagai kapten. Siapapun tahu kapten dalam sebuah tim sepakbola itu punya peran krusial. Saat kapten bermain buruk, mungkin rekan-rekan lainnya akan ikut bermain serupa.

Mungkin beban yang terlalu berat ditanggung Rooney. Seharusnya ban kapten itu tak ada di lengannya. Dan baiknya diberikan kepada pemain yang lain.

Fakta juga mencatat, di bawah kapten Wayne Rooney, MU sering kali gagal total. Hanya di Piala FA, tim ini juara. Selebihnya, lebih sering MU harus menelan kegagalan. Seperti saat tersingkir dari Liga Champions.

Marcus Rashford vs Wayne Rooney?

Di balik derita penampilan buruk Wayne Rooney, ada satu nama yang cemelrnag dan banyak dipuja-puji orang. Dia adalah Marcus Rashford, pemain berusia 18 tahun yang mencuri banyak perhatian saat bermain di klub dan timnas.

Rashford tampil gemilang dan mampu beberapa kali menjadi inspirasi bagi timnya untuk meraih kemenangan. Hal ini yang tak lagi mampu dilakukan Rooney yang kini lebih banyak tak tahu harus berbuat apa. Padahal inspirasi untuk mengangkat moral tim adalah salah satu tugas kapten tim. Dan itu tak mampu dilakukan Rooney dengan baik.

Dari ujung tombak ke second striker
Banyak yang kemudian berpikir kalau sebaiknya Rooney tidak ditempatkan sebagai ujung tombak, dan lebih pas sebagai second striker. Hal ini beberapa kali dilakukan dan cukup berhasil.

Dengan peran tersebut, Rooney bakal lebih berperan dalam memainkan tempo permainan, mengontrol jalannya permainan, dan bisa berpeluang untuk tiba-tiba masuk dan menusuk sekiranya striker utama dijaga ketat tim lawan.

Hal ini yang di masa lalu dengan sangat gemilang dimainkan oleh Paul Scholes di MU. Dan peran semacam ini agaknya yang lebih cocok untuk Wayne Rooney saat ini.

Rooney dikenal mampu mempertahankan bola dengan baik dan umpan-umpannya juga cukup terukur. Namun apakah itu akan dilakukan Mourinho pada Rooney?

Sementara kita tahu kalau MU punya banyak stok gelandang serang yang mumpuni. Belum lagi, MU tengah serius untuk mengejar Henrikh Mkhitaryan. Jika deal itu sampai terjadi, maka dimana tempat Rooney? Apakah Rooney akan dicampakkan dan menjadi penghuni bangku cadangan MU? Atau Rooney mungkin memilih hengkang dari MU?

Mkihtaryan sendiri adalah sosok pemain yang disukai Mourinho. Pemain yang serba bisa. Bisa sebagai second-striker maupun gelandang serang. Atau bisa juga diletakkan di posisi sayap kanan.

Belum lagi, MU konon juga tengah mengejar Paul Pogba. Jika hal itu juga sampai terjadi, maka praktis tak ada lagi tempat bagi Rooney.

Walau kita semua kenal, Rooney adalah ikon dan bintang MU. Namun kebintangannya sama sekali tak berarti di mata Mourinho. Sebab yang terpenting bagi Mourinho adalah skema permainan yang diinginkannya bisa jalan seperti yang dimau.