Agen Bola Tangkas – Membandingkan Dua Striker Muda Baru Milik Spurs dan Chelsea

Bursa transfer musim panas kali ini dibuka oleh dua klub London Tottenham Hotspur dan Chesea bergerak cepat dengan mendatangkan dua striker muda. Vincent Janssen masuk dalam skuat Spur musim depan setalah diboyong dari klub Belanda AZ Alkmaar, sedangkan Chelsea mendatangkan Michy Batshuayi dari peserta Liga Perancis Marseille. Lalu bagaimana profil kedua pemain ini dan seperti apa prediksi agen bola tangkas bagi kedua striker muda ini di musim perdananya di Liga Inggris ??

Harga dan Karir Kedua Pemain

Vincent Janssen didatangkan oleh Spurs dengan mahar 20 juta pounsterling. Pemain berusia 22 tahun ini merupakan pecentak gol terbanyak Liga Belanda musim lalu bersama AZ Alkmaar dengan koleksi 27 gol dalam 34 laga. Muda dan sudah mampu menajdi topskor membuat dirinya mendapat penghargaan sebagai Johan Cruyff Trophy for Young Player of the Year, Janssen mulai menghuni skuat utama tim nasioanl Belanda dibawah arahan Danny Blind.
Perjalanan musim lalu Spurs adalah salah satu pecapain sukses Spurs sepanjang sejarah berdirinya Spurs. Namun disisi lain, tak dapat dipungkiri bahwa Spurs teralu bergantung pada sosok Harry Kane di lini serang mereka. Hal inilaha yang menajdi alasan utama Spurs mendatangkan Janssen.
Sementara Michy Batshuayi dihargai 33 juta poundsterling oleh Chelsea yang mengambilnya dari Marseille. Jika Janssen merupakan topskor Liga Belanda, maka Batshuayi “hanya” mebukukan 17 gol dalam total 37 penampilan. Meskipun demikian pecampaian tersebut sduah lebih baik dari musim sebelumnya. Pecampaian pemuda 22 tahun asal Belgia ini hanya dibawah nama nama striker besar di Liga perancis yakni Zlatan Ibrahimovic, Alexandre Lacazette dan Edinson Cavani.
Di Level timnas, Batshuayi sudah mengemas tiga gol dalam tujuh pertandingan yang dimainkan bersama Belgia. Batshuayi juga berkesempatan turun sebagai pemain pengganti dalam ajang EURO 2016 Perancis kemarin dan mencetak satu gol saat melawan Hungaria. Jannsen sendiri bersama timnas Belanda sudah mencetak tiga gol dalam empat pertandingan, sebuah catatan yang menjanjikan dari striker muda tim Oranye.

Tipikal dan Gaya Permainan
Meski sama sama seorang striker, predator dalam kotak penalti lawan, kedua pemain ini memiliki gaya permainan yang berbeda. (agen bola tangkas)
Janssen merupakan typikal pemain dengan gaya permainan yang disukai Pochettino, pelatih Spurs. Sebagai seorang striker, Jannsen tidak hanya diam berdiri menunggu bola datang, namun Janssen juga mau untuk sedikit turun menjemput bola, mampu membuka ruang dan ulung dalam penempatan posisi. Sebuah tipykal yang hampir mirip dengan striker utama Spurs saat ini Harry Kane. Dan memang Jannsen didatangkan sebagai pelapis Harry Kane.

Michy Batshuayi adalah seorang striker yang bisa membawa bola. Sering dalam permainannya Michy melakukan tusukan ke lini pertahanan lawan dan melepaskan sepakan ke arah gawang. Dalam statistik Michy Batshuayi prosentase dribling sukses Michy adalah 58,21% bandingkan dengan Janssen yang memiliki sukses dribling 46,05%.

Prediksi Perjalanan Musim Depan

Dengan typikal permainan seperti diatas, serta melihat bagaimana gaya permainan kedua pemain, nampaknya Michy sedikti lebih memberi harapan. Di Chelsea saat ini Michy merupakan striker yang berbeda typikal dengan sriker yang sudah ada di Chelsea sebelumnya yakni Diego Costa. Hal ini memberikan peluang buat Michy bermain, bukan hanya menunggu kesempatan ketika Costa berhalangan bermain.

Sedangkan Janssen nampaknya hanya akan menajdi pelapis seorang Harry Kane. Terlalu besar dana yang dikeluarkan Spurs untuk mendatangkan pemain yang nantinya hanya sekedar pelapis. Namun bukan berarti harapan Janssen mengecil, dengan fleksibiltas permainan yang dimiliknya bukan tidak mungkin Janssen diduetkan dengan Kane di lini serang Spurs.

Sumber dan diolah dari squawka.com