bandar bola sbobet Posts

Antara Data, Analisa dan Keberuntungan Permainan dalam Agen Judi Bola

Permaiaan sepakbola merupakan permainan yang hasil akhirnya ditentuka diatas lapangan,namun demikian hasil akhir diatas lapangan selalu bisa diperikirakan dengan pengamatan dan analisa dari data kedua tim yang bertanding . Meski analisa ini tidak selamanya bisa menjadi acuan, setidaknya dengan semua data yang ada bisa digunakan untuk meprediksi dimana hasilnya diharapkan mendekati akurat.

Sama halnya dengan sepakbola, permainan betting sepakbola pada agen judi bola juga bisa diperkirakan hasilnya. Karena baik hasil akhir sebiah pertandingan ataupun hasil akhir betting judi bola online meupakan satu kesatuan yang selaras. Tanpa ada pertandingan sepakbola tentunya tidak akan ada betting judi bola.

Semakin banyaknya data yang diolah maka semakin mendekati dengan kenyataan pula prediksinya. Oleh karena itulah seorang penggemar betting sportbook sepakbola jika ingin memperbesar peluang kemenangannya memerlukan data dan analisis dari kedua tim yang bertanding.

Ketika analisa sudah dilakukan, namun hasilnya belum bisa maksimal bahkan hasil akhir sbuah pertandingan jauh dari prediksi diatas kertas maka itu merupakan sebuah nasib yang kurang beruntung. Karena semua berpulang bahwa pada dasarnya judi online apaun bentuk permainannya merupakan permainan adu keberuntungan.

Dewi fortuna, atau demi keberuntungan merupakan dewi yang akrab dalam dunia sepakbola. Jika semua prediksi yang ada dimentahkan oleh hasil akhir dilapangan maka disitulah banyak orang mengasumsikan adanya campur tangan dewi fortuna.
Hasil akhir dilapangan yang jauh dari prediksi sebenarnya juga bisa ditelaah lebih lanjut. Ada hal hal non teknis, hal hal di luar lapangan yang juga ikut berpengaruh dalam hasil akhir sebuah pertandingan sepakbola. Siapa yang menyangka Chelsea pada musim 2015/2016 kemarin bisa mengalami sebuah periode buruk, keluar jauh dari zona juara, bahkan untuk lolos ke kompitisi Liga Europa saja mereka gagal. Bukankah skuat mereka nyaris sama dengan musim sebelumnya dimana mereka menjadi juara, pelatih mereka juga masih sama.

Liga Inggris musim 2015/2016 merupakan sebuah anomali. Banyak tim tim besar gagal tampil maksimal, bahkan juaranya adalah Leicester City sebuah tim yang diawal musim diprediksi akan terdegradasi.

Kalau sudah seperti itu siapa yang paling diuntungkan ?? Dalam konteks agen judi bola siapa yang paling diuntungkan, apakah bandar atau petaruhnya ?? Lalu dimana seharusnya para petaruh bersandar apakah pada anilisa data dan fakta sepakbola atau justru sebaliknya hanya menggantungkan diri pada dewi fortuna ??
Semua berpulang pada sebuah kenyataan, bahw sepakbola adalah permainan diatas kertas. Apapun yang ada diatas kertas berupa data, fakta dan analisa hanyalah sebuah catatan, hasil akhirnya tetap dihitung berdasar hasil akhir 2 x 45 menit diatas lapangan. Apapun itu namanya entah dewi fortuna atau campur tangan pihak ketiga ketika semua data, fakta dan analisa diatas dimentahkan oleh hasil akhir diatas lapangan maka semua itu hanyalah tentang peluang dan keberuntungan.

Tidak ada satupun hal yang bisa dijadikan patokan pasti tentang pada apa dan siapa seharusnya penjudi dan petaruh permainan judi bola online harus bersandar. Sama seperti permianan sepakbola itu sendiri, semua adalah tentang peluang dan keberuntungan.

Selalu bersikap dan beperilaku cerdas dan bijak dalam melakukan betting.

Variasi Bermain Di Agen Judi Online Dengan Bermain Odd – Even

Mungkin beberapa pecinta bola yang sekaligus pecinta permianan judi bola sudah banyak yang mengenal dan tahu tentang odd – even. Namun bagi sebagian pecinta permaianan di agen judi online khususnya dalam sport betting kelas pemula istilah odd – even belum begitu familiar.

Seperti diketahui, macam betting pada permainan sport betting ada banyak jenisnya. Mulai dari asian handicap, under – over, mix parlay , first to start, dan beberapa maca lainnya. Mengenai asian handicap bisa dilihat di tulisan ini, sedangkan tentang under – over bisa dilihat di tulisan ini. Pada tulisan ini secara singkat akan dituliskan tentang salah satu jenis permaianan atau betting pada sport betting khususnya sepakbola yaitu odd – even.

Apa itu Odd – Even dan Bagaiaman Cara Bermainnya ??

Odd – Even secara harfiah berarti ganjil – genap. Dan memang permainan ini sesuai dengan arti katanya, odd even adalah permainan menebak ganjil dan genap dari jumlah gol yang terjadi dalam satu pertandingan. Jumlah gol yang dihitung adalah jumlah gol sah yang terjadi selama 2 x 45 menit (plus injure time). Tidak menghitung jumlah gol dalam babak tambahan waktu (2 x 15 menit) atau adu penalti.

Bagaimana jika hasilnya draw. Dalam permainan ganjil dan genap tidak ada istilah draw. Bila kedua tim menghasilkan angaka atau skor 1-1, 2-2, 3-3 maka pemenangnya adalah betting genap. Kenapa ?? Coba dijumlahkan, angka atau skor 1-1, 2-2, 3-3, dan seterusnya dimana kedua tim mencetak gol sama banyaknya maka bila dijumlahkan golnya akan menghasilkan angka genap, 2, 4, 6, dan seterusnya.

Bila terjadi skor kacamata atau 0 – 0 . Angka 0 – 0 bila dijumlahkan hasilnya adalah 0, dan dalam sistem betting ganjil genap, angka 0 ikut atau masuk hitungan angka genap. Secara sederhananya maka berapa pun skornya jika hasilnya adalah imbang sama kuat maka yang menang adalah betting angka genap.

Betting ganjil akan menang jika skor yang dihasilkan dalam pertandingan tersebut adalah setelah dijumlahkan hasilnya adalah ganjil, kebalikan dari hitungan yang sudah tertulis diatas. Contohnya skor 1-0, 2-1, 3-2, dan semacamnya yang apabila dijumlahkan akan menghasilkan angka ganjil.

Simpel dan sederhana kan ?? Ya, memang permainan ini adalah permainan yang sederhana dalam agen judi online. Dari sekian banyak permainanan sport betting di judi online permainan ini merupakan semacam permainan hiburan bagi para peggemarnya. Hasil akhir dari permianan ini bisa dikatakan murni hasil luck, tak perlu melakukan hitungan dan analisa yang kompleks untuk melakukan betting di odd over seperti halnya permainan under – over atau asian handicap.

Jadi jika memerlukan hiburan untuk melepaskan penat setelah tegang menyaksikan suatu pertandingan tidak ada salahnya memilih permainan odd even dalam sport betting agen judi online kepercayaan.

Agen Sbobet – Belajar Membangun Tim Besar dari Sasuolo

Salah satu kejutan Seri A musim lalu selain comeback yang luar biasa dari Juventus adalah bagaimana Sasuolo berhasil duduk di posisi 6 klasemen akhir. Bagi tim yang baru tiga musim berlaga di Seri A ini merupakan pencapaian yang luar biasa, bahkan pencapaian Sasuolo musim lalu mengungguli pencapain dua tim besar kota Milan yakni Inter Milan dan AC Milan. Dengan hasil tersebut Sasuolo berak untuk mengikuti babak kualifikasi untuk berlaga di kompetesi Eropa yaitu Europa League. Bagaimana Sasuolo bisa mencapai hasil tersebut ??

Pejalanan Panjang Sasuolo, Merangkak Dari Bawah
Sasuolo merupakan klub yang berdiri pada 1920 dengan nama lengkap Unione Sportiva Sassuolo Calcio (Sassuolo Football Sport Union). Berasal dari kota Sasuolo, sebuah kota kecil yang hanya berpenduduk 41 ribu jiwa di sebuah di Provinsi Modena Italia.

Setelah lama menghabiskan waktunya di liga amatir akhirnya pada 1968 Sasuolo behasil naik kasta terebdah Liga Italia yakni Seri D. Setelah mengalami merger dengan tim lokal lainnya (agen sbobet)Sasuolo pada 1974, Sasuolo naik ke kasta terendah Liga Pro Italia yaitu Seri C2. Akan tetapi kemudian pada 1990 mereka emabli turun kasta sebelumnya kembali promosi ke Seri C2 pada 1998 setelah menajdi runer up Seri D.

Perjalanan Sasuolo mencapai sukses mulai menemukan jalannya setelah pada tahun 2002 pengusaha Giorgio Squinzi membeli Sasuolo. Pengusaha bahan material pembangunan dengan basis usaha di Milan ini merupakan pecinta AC Milan, dan nampaknya berangkat dari kecintaannya terhadap tim tersukses Italia di kompetesi Eropa inilah Giorgio Squinzi muali membenahi dan membangun Sasuolo bukan hanya sekedar menjadi tim biasa namun menjadikan Sasuolo sebagai salah satu tim yang disegani di Italia dan bahkan Eropa. Bagaimana caranya ??

Dengan segala keterbatasan yang dimiliki baik dari segi dana, dukungan publikpun juga tidak terlalu besar Giorgio Squinzi mulai membenahi Sasuolo. Setalah memalui perjalanan yang panjang, beberapa kali ganti pelatih akhirnya pada musim 2012/13 Sassuolo mampu menjuarai Serie B musim dan lolos otomatis ke level tertinggi. Meski pada musim perdananya di Seri A Sasuolo tampil tidak cukup baik, dan hanya lolos dari jurang degradasi dengan hanya karena keunggulan head to head dengan Catania namun secara keseluruhan Sauolo mendapat pujian positif, apa sebabnya ??

Percaya kepada Pemain Muda, Memaksimalkan Bakat Lokal
Satu hal yang banyak mendapat pujian dari agen sbobet adalah keberanian Sasuolo memainkan pemain pemain muda. Dala skuat Sasulo hanya ada beberapa nama senior yang mempunyai tugas untuk emmbimbing dan emmimpin anak anak muda ini sukses. Nama nama seperti Lorenzo Pellegrini, Karim Laribi, Alfred Duncan, Diego Falcinelli, Matteo Politano, Domenico Berardi, dan Nicola Sansone secara reguler terus mendapat kesempatan bermain.

Di Seri A ada tim lain yang juga mempercayakan pemain muda sebagai bagian utama dari tim utama yakni Udinese. Akan tetapi berbeda dengan Udinese yang skuatnya banyak dihuni oleh pemain asing, Sasuolo justru didominasi bakat bakat asli Italia. Jika kita melihat anggota skuat Sassuolo (setidaknya sampai saat ini), hanya ada empat pemain asing dari 29 pemain yang terdaftar di skuat utama. Keempat pemain tersebut adalah Gregoire Defrel (Prancis), Alfred Duncan (Ghana), Claud Adjapong (Ghana), serta Pol Lirola (Spanyol).

Kebijakan Transfer, Belanja dengan Bijak dan Sesuai kebutuhan Tim

Dengan keterbatasan dana yang ada, Sasuolo saat ini menajdi tim Seri A yang sangat sulit melepas bintangnya. Sebagai tim yang sedang naik daun, tentunya banyak pemain binangnya yang diburu oleh klub klub besar dan mapan. Namun bagi manajemen Sasuolo mereka akan benar benar melepas pemainnya jika ada harga yang pas dan sudah yakin mendapat pengganti yang sepadan.

Jendela transfer musim ini Sasuolo baru saja melepas salah satu andalannya, Bek kanan asal Kroasia dilego Sime Vrsaljko ke Atletico de Madrid dengan banderol 16 juta euro. untuk emnggantikannya mereka meminjam Pol Lirola (Spanyol) dari Juventus. Nampaknya Sasolo punay kedekatan tersendiri dengan Juventus.Sasuolo banyak menjadi tempat bagi pemain pemain muda Juventus untuk mendapatkan menit bermain.

Sasuolo juga baru saja mendatangkan bek muda asal Belanda Timo Letschert (23 tahun). Tentunya hal ini selain untuk memperkuat skuat mereka nampaknya juga persiapan untuk menggantikan Federico Peluso dan Paolo Cannavaro, dua nama senior di pos perthanan mereka.

Sasuolo juga tak segan menolak tawaran dari tim tim besar terhadap bintang bintang mereka. Setidaknya sampai sekarang nama Berrardi dan Nicola Sansone masih bertahan di tim. Dau nama ini merupakan striker muda yang disebut ebut juga sebagai bintang masa deppan timnas Italia. Musim ini Sasuolo kemungkinan juga akan bermain di kompetesi Eropa, dan untuk membimbing dua striker muda mereka direktur olahraga Sasulo, Giovanni Rossi dikabarkan agen sbobet akan menggaet Fabio Quagliarella dari Sampdoria

Memiliki Stadion Sendiri
Salah satu ketertinggalan tim tim Italia dibanding dengan tim tim Eropa lainnya adalah soal stadion. Hanya Juventuslah tim besar di Italia yang memiliki stadion sendiri. Dengan punya stadion sendiri, maka tim tidak akan perlu mengeluarkan uang untuk menyewa stadion. Pendapaatan atau uang yang diperoleh dari pertandingan ataupun penyewaan stadion juga sepenuhnya masuk ke kas klub tanpa ada potongan dari pihak ketiga.

Berangkat dari kenyataan ini maka pada Desember 2013 Squinzi memutuskan untuk membeli stadion Citta del Tricolore. Stadion ini sebelumnya biasa dipakai oleh klub sepakbola AC Reggiana serta klub rugbi dari Parma, Zebre. Carpi, klub promosi Serie A musim lalu juga pernah menggunakan stadion ini pada musim 2011/12. Laga final Liga Champions Wanita 2016 juga digelar di stadion berkapasitas 42 ribu penonton ini.

Stadion Citta del Tricolore yang mulai dipakai sejak 1995 ini tidak terletak di kota Sassuolo. Jelas tidak masuk akal memiliki stadion berkapasitas 42 ribu di kota yang hanya berpenduduk 41 ribu jiwa. Meski begitu, stadion ini terletak di dekat kota tersebut dan mudah dijangkau oleh para pendukung Sassuolo. Keputusan Squinzi untuk membeli stadion ini sendiri ia lakukan sekitar setahun setelah MAPEI menjalin kerjasama dengan pengelola stadion untuk menjadi sponsor. Setelah membeli stadion, Squinzi pun menawarkan kepada Reggiana dan Zebre untuk menyewa stadion ini. Mereka pun bersedia untuk menyewa stadion yang kini bernama resmi MAPEI Stadium – Citta del Tricolore.

Dengan melihat hal hal diatas, apa yang dicapai Sasuolo sekarang bukanlah encapain semalam. Namun lewat kerja keras dan perencanaan yang matang. Segala macam keterbatasan yang ada bukan hal yang menjadi penghalang untuk meraih sukses. Jika berhasil melewati babak kualifikasi, maka Sasuolo akan mencatatakan sejarah agen sbobet untuk tampil di kompetisi level Eropa. Kini Sasuolo yang berada di sebbuah kota kecil bukan lagi bicara soal Seri A, degradasi namun jauh dari itu, kini mereka bicara soal kompetesi Eropa. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak.